Anggota DPRD Sri Rahayu Reses di Desa Sidomulyo Tingkatan Kesejahteraan  serta Optimalkan Peran kader Pos Yandu dan PKK dalam Pembangunan Masyarakat Desa

    Anggota DPRD Sri Rahayu Reses di Desa Sidomulyo Tingkatan Kesejahteraan  serta Optimalkan Peran kader Pos Yandu dan PKK dalam Pembangunan Masyarakat Desa

    PANGANDARAN JAWA BARAT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran dari Fraksi PDI Perjuangan, Sri Rahayu, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan DPRD Pangandaran Thn 2026 di Aula Desa Sidomuoyo, Kecamatan Pangandaran, pada Jumat siang (13/02/2026).

    Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Sri Rahayu untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyerap langsung aspirasi dari konstituennya, khususnya masyarakat Desa Sidomulyo. 

    Reses difokuskan pada 
    'Peningkatan kesejahteraan Kader Pos Yandu dan PKK serta optimalisasi peran Kader dalam pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat.

    Sementara dalam kesempatannya Sri Rahayu memaparkan bahwa,  
    peningkatan kesejahteraan kader Posyandu dan PKK dilakukan melalui pemberian insentif/apresiasi, pelatihan berkala (peningkatan kapasitas), dan dukungan fasilitas dari pemerintah desa. Optimalisasi peran kader, terutama dalam pencegahan stunting dan layanan kesehatan dasar (6 SPM), memperkuat posisi kader sebagai garda terdepan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. 

    Adapun Strategi untuk meningkatkan Kesejahteraan Kader diantaranya:

    *Insentif dan Apresiasi: Pemberian honorarium atau insentif yang layak dan rutin dari anggaran desa/daerah sebagai bentuk penghargaan atas kinerja kader.

    *Pelatihan dan Penguatan Kapasitas: Pelatihan berkala, workshop, dan bimbingan teknis untuk meningkatkan keterampilan kader dalam bidang kesehatan, nutrisi, dan pencatatan data.

    *Dukungan Fasilitas: Penyediaan sarana dan prasarana posyandu yang memadai agar kader dapat bekerja dengan nyaman dan efisien "kata Sri Rahayu".

    Menurutnya, Kader Posyandu adalah garda terdepan dalam Pembangunan Desa di bidang kesehatan stunting yang mana 
    berperan aktif dalam penimbangan, penyuluhan gizi, dan deteksi dini stunting untuk menciptakan generasi sehat.

    Melaksanakan 6 SPM: Kader didorong memahami 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk mendata dan menyelesaikan masalah kesehatan di wilayahnya.

    Sebagai Penggerak Pemberdayaan Masyarakat (PKK) yang mana Kader PKK berperan menggerakkan masyarakat melalui 10 program pokok PKK, termasuk kunjungan rumah dan pembinaan Dasawisma.

    Kader Pos Yandu mestinya mampu bersinergi dan Kolaborasi: Membangun kemitraan strategis antara kader, pemerintah desa, dan Puskesmas untuk efektivitas layanan "katanya".

    Tambah Sri, kader yang terampil dan sejahtera akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang baik "ujarnya".
     (Anton AS) 

    pangandaran jawa barat
    Anton Atong Sugandhi

    Anton Atong Sugandhi

    Artikel Sebelumnya

    Kominfo Saba Desa Dorong Digitalisasi Desa...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas TNI AD Pimpin Gotong Royong, 550 Meter Pipa Air Bersih Terpasang di Desa Jamat
    Hadir untuk Rakyat, TNI AD Pulihkan SD dan TK Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
    Kejagung Geledah Sejumlah Kantor Perusahaan Terkait Kasus Korupsi Ekspor CPO
    Laboratorium Sosial Dalam Pemolisian berbasis riset dan keilmuan.
    Retret Kokam Muhammadiyah, Kapolri Tekankan Sinergitas Jaga Persatuan hingga Kamtibmas

    Ikuti Kami